Ini Resiko Berkendara di Tengah Hujan

Author Administrator | Date 2021-02-24 06:11:02 | Category Info OTO
Bagikan artikel ini

Musim hujan sudah menghinggapi sejumlah daerah di Indonesia. Bagi para pengendara sepeda motor harus berhati-hati karena ada sejumlah resiko yang menghadang.

Selain basah kuyup, berkendara di saat hujan juga akan menimbulkan dampak lainnya yang bisa berujung meningkatkan kemungkinan terjatuh bahkan kecelakaan. Berikut sejumlah risiko yang akan terjadi jika kita berkendara saat hujan yang disampaikan oleh Safety Riding Supervisor Astra Motor Jateng, Oke Desiyanto, dikutip dari Astra Motor.

1. Aquaplaning atau Hydroplaning yaitu peristiwa hilangnya kontak ban di aspal akibat ban melintasi lapisan permukaan air. Kondisi ini menyebabkan ban layaknya berjalan di atas permukaan air, sehingga tidak bisa dikendalikan.

Cara menghadapinya adalah dengan berkendara kecepatan rendah, menghindari permukaan yang licin seperti keramik, menghindari genangan air, sesuaikan tekanan ban sesuai standar dan ganti ban sesuai Tire Wire Indicator.

2. Water Hammer terjadi di dalam mesin khususnya ruang bakar yang menyebabkan kehilangan kompresi akibat stang piston bengkok yang berakhir dengan motor mogok. Kejadian ini berawal dari masuknya air ke ruang bakar dalam jumlah tertentu dan tidak bisa terbakar sehingga menyebabkan tekanan ruang bakar naik secara ekstrim.

Cara menghadapinya adalah memastikan sistem pemasukan udara tidak masuk air dan memahami ketinggian lubang hisap udara ke mesin agar melakukan langkah pencegahan jika ada aliran air dalam jumlah besar ke daerah lubang hisap udara.

3. Hipotermia adalah kondisi tubuh yang mengalami penurunan suhu drastis. Penyebabnya adalah cuaca dingin yang ekstrim, kedinginan dalam waktu yang lama, menggunakan pakaian basah dalam jangka waktu lama dan kondisi basah dilingkungan berangin.

Keadaan ini mengakibatkan penurunan kinerja kemampuan fisik hingga kesadarannya. Cara menghindarinya adalah selalu gunakan perlengkapan berkendara, gunakan jaket tebal dan sarung tangan yang cocok untuk udara dingin dan basah saat berada di lingkungan pegunungan serta gunakan jas hujan yang aman saat berkendara kondisi hujan.

4. Dehidrasi atau menurunnya jumlah cairan dalam tubuh yang menyebabkan kram otot, mudah lesu dan menurunkan konsentrasi. Cara menghindarinya dengan menggunakan jas hujan dengan sirkulasi udara yang baik, berbahan nyaman dan tidak gerah serta ukuran yang sesuai.

5. Ulkus Kornea adalah luka bagian kornea mata yang menyebabkan mata sakit dan memerah atau terasa ada yang mengganjal. Penyebabnya adalah air hujan yang mengandung bakteri atau garam dan langsung kontak ke mata.

Pengendara motor dapat menggunakan kaca helm yang masih bening dan jelas serta bisa dilapisi cairan yang bisa menyebabkan air hujan sulit menempel pada kaca helm atau memiliki efek daun talas untuk menghindari air hujan masuk ke mata.
 

Artikel terbaru kami

Ini Penyebab Paling Umum Electric Starter Tidak Mau Menyala

Baca Selengkapnya

AHM Kenalkan 12 Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT)

Baca Selengkapnya

Pentingnya Difensive Riding Sebelum Memulai Berkendara

Baca Selengkapnya

Mirip Honda Vario 150, Begini Cara Pakai Keyless Honda Scoopy Baru

Baca Selengkapnya