Denda Tilang Bisa Dibayar Dengan Suntik Vaksin, Cara Unik Polisi Terapkan Tilang

Author Administrator | Date 2021-10-13 20:49:35 | Category Info OTO
Bagikan artikel ini

Unik banget polisi terapkan tilang, denda tilang bisa dibayar dengan suntik vaksin. Bicara soal tilang, bikers pasti sudah enggak asing dengan aksi kabur-kaburan.

Banyak pelanggar aturan yang nekat kucing-kucingan dengan polisi ketika ada razia, demi lolos tilang. Tapi brosis harus tahu, ada cara unik yang dilakukan polisi menerapkan tilang, berguna banget buat para pelanggar.

Tilang unik tersebut dilakukan oleh jajaran Satlantas Polresta Surakarta, Tengah. Hal itu dilakukan pihaknya dalam rangka menerapkan Operas Patuh Candi 2021. Kali ini polisi akan lebih mengutamakan tentang protokol kesehatan demi mengurangi penyebaran Covid-19.

Selain itu, ada juga penerapan tilang vaksin yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Surakarta pada saat Operasi Patuh Candi. Seperti yang dijelaskan Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Adhytiawarman Gautama Putra.

"Jadi kalau tilang vaksin itu maksudnya begini, jadi masyarakat yang terjerat pelanggaran lalu lintas nanti kita kasih dua opsi." jelasnya. "Kalau misalkan dia belum di vaksin, dia (masyarakat yang bersangkutan) bisa bayar tilangan di pengadilan, atau dia kita vaksin," lanjutnya.

Penerapan tilang vaksin itu berbarengan dengan Operasi Patuh Jaya 2021 yang dimulai sejak 20 September 2021. Adapun Operasi Patuh Jaya 2021 berlangsung sampai 3 Oktober 2021.

Adhyt juga menjelaskan, jika yang bersangkutan memilih untuk vaksin, maka denda tilang akan dibayarkan oleh Polri. Kasatlantas juga menyampaikan, bahwa tilang vaksin yang diberlakukan bukan hanya untuk warga Solo saja.

"Dan ini (tilang vaksin) tidak hanya mencakup orang Solo saja, ketika kita razia dia melakukan pelanggaran dan belum vaksin pertama, kita lasanakan vaksin disitu," ucap dia. Fokus Operasi Patuh Candi di Solo, Jawa Tengah sendiri saat ini lebih fokus terhadap penekanan persebaran virus covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Walaupun lebih mengutamakan penerapan protokol kesehatan, bukan berarti pelanggar lalu lintas juga akan tetap dilakukan tindakan. "Untuk tahun ini kita lebih mengedepankan prokes dahulu, jadi untuk tindakan pelanggar lalu lintas sedikit kita kesampingkan."

"Tapi bukan berarti seenaknya masyarakat, tetap kita akan melakukan peneguran. Kalau sudah membahayakan kita akan tindak sesuai dengan aturan," kata Adhyt. 

Adhyt juga mengatakan untuk penindakan pelanggar lalu lintas akan dilakukan penindakan kasat mata. Selain itu tindakan juga dilakukan dengan menggunakan kamera tilang elektronik (ETLE).

 

Solusi Jual Motor Cepat dari Moped

Sekarang Riders tidak perlu repot dan berlama-lama lagi kalau mau jual motor solusinya lewat moped. Karena lewat moped sekarang jual motor sangat mudah hanya butuh sejam langsung laku langsung dibayar.

Daripada repot-repot dan lama-lama harga motor brosis makin turun, ayo segera klik Jual Motor di Moped.id, Bebas biaya, harga transparan. #DariRumahAjaBisa.

Artikel terbaru kami

Cara Blokir STNK agar Tidak Kena Pajak Progresif

Baca Selengkapnya

Sudah Sekitar 90 Ribuan Orang Bikin SIM via Aplikasi Sinar

Baca Selengkapnya

Penyebab Knalpot Motor Nembak dan Solusi untuk Menanganinya

Baca Selengkapnya

Hindari Kebiasaan Buruk Ini saat Memiliki Sepeda Motor

Baca Selengkapnya